Monday, January 17, 2011

Ratakan Perut dengan Sarapan


Sehat ramping berkat sarapan teratur.

Sering merasa cepat sekali letih? Coba atasi permasalahan satu ini dengan sarapan dan dapatkan bonus perut rata berkat kebiasaan simpel makan pagi bernutrisi secara teratur.

Pentingnya sarapan, selain berlaku untuk anak-anak, juga berlaku untuk orang dewasa. Berbagai penelitian yang telah dilakukan lebih dari 40 tahun, semuanya saling mendukung pernyataan bahwa sebaiknya sarapan disikapi dengan serius. Pasalnya, sarapan sesuai aturan tidak hanya mempengaruhi performa, tapi juga berperan penting dalam penampilan.

Dr. Johanes C. Chandrawinata, MND, Sp.GK., juga setuju mengenai pentingnya makan pagi. "Wanita yang sarapan, cenderung lebih langsing dari yang tidak sarapan. Bahkan, sarapan bisa menentukan performa kita," kata dokter spesialis gizi dan anggota dewan penasihat Prevention ini.

Itu mengapa, bagi kita yang punya segudang kesibukan dan selalu ingin tampil bugar serta langsing, tak pelak lagi kebiasaan sarapan akan mendukung cita-cita ini. Mulai dari ilmuwan Inggris, sampai di negara tetangga Australia, semua sepakat bahwa sarapan dapat:

1. Meningkatkan konsentrasi.
Pada pukul 9 pagi, di saat seharusnya kita berkonsentrasi pada pekerjaan, perut malah berbunyi minta diisi. Akhirnya, fokus pikiran terpecah. Antara ingin sarapan dulu atau meneruskan pekerjaan dan baru makan di siang hari. Meski memaksa diri, tetap saja sulit berkonsentrasi karena perut lapar.

Menurut Sharon Natoli, direktur lembaga Food & Nutrition di Australia, penyebab seseorang kurang bisa berkonsentrasi di pagi hari adalah karena kadar glukosa turun ke titik yang sangat rendah. Padahal, glukosa adalah makanan bagi otak. Tanpa asupan glukosa yang cukup, otak akan sulit diajak kompromi.

2. Membantu menurunkan berat badan.
Kalau kita terbiasa makan 3 kali sehari, maka seharusnya, porsi sarapan kita mengambil bagian kurang lebih 1/3 dari total kalori dalam sehari. Dr. Daniela Jakubowicz dari Virginia Commonwealth University, membuktikan bahwa wanita yang mengasup 2500 Kj ketika sarapan, dalam waktu 8 bulan, berat badannya turun 21 persen lebih banyak dari mereka yang mengasup kurang dari jumlah itu.

Sementara ahli diet dari Amerika, Allison Graham, mengatakan sarapan yang padat gizi akan menghindarkan kita dari nafsu makan berlebih di siang dan malam hari. Walhasil, keinginan kita untuk menjaga berat badan tetap stabil, jadi lebih mudah terpenuhi.

3. Menstabilkan kadar kolesterol.
Jauh-jauh dari penyakit jantung. Usir penyakit diabetes. Semoga kita sehat sampai tua. Memamg benar, tak ada dari kita yang ingin terserang penyakit berat seperti penyumbatan pembuluh jantung atau kadar gula selalu membumbung tinggi.

Oleh sebab itu, hendaknya kadar kolesterol selalu dijaga tetap normal. Salah satu caranya dengan rutin makan pagi. Penelitian American Dietetic Association mengatakan bahwa dalam waktu 2 minggu setelah kita mengabaikan sarapan, kadar LDL atau kolesterol jahat akan naik. Sedangkan sensitivitas tubuh terhadap insulin pengatur gula darah, akan turun. Jadi, tak perlu heran jika lama-kelamaan risiko jantung dan diabetes meningkat.

4. Memperbaiki mood.
Aktivitas harian, tidak akan bisa kita tunaikan dengan baik jika cuma berbekal keinginan. Kita juga perlu kondisi fisik prima dan suasana hati yang terjaga baik. Fisik yang lemah, akan membuat suasana hati muram. Suasana hati muram, lambat-laun dapat melenyapkan semangat bekerja.

Supaya suasana fisik dan hati tetap prima, sesuai info dari Perth's Telethon Institute for Child Health Research, kita sekeluarga perlu sarapan sebelum mulai beraktivitas. Bukan hanya itu, jika kita sebagai orangtua membiasakan diri sarapan setiap pagi, otomatis anak-anak akan mengikuti pola kebiasaan sehat itu. Akhirnya, seluruh keluarga akan terdorong hidup sehat tanpa harus kita kuliahi berpanjang-lebar.

Dari 4 manfaat sarapan di atas, kita dapat melihat ritual makan juga membantu kerja otak dalam mengendalikan kognisi, emosi, dan nafsu makan. Maka jangan pernah lupa memasukkan menu sarapan bernutrisi pada program diet kita setiap hari.

(Lily Turangan/Siagian Priska)

Dari : Prevention Indonesia.com

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...