Thursday, January 27, 2011

7 Suku Kanibal Paling Berbahaya Yang Pernah Ada Di Dunia

The Carib:

Nama suku inilah yang menjadi sebutan untuk orang yang memakan orang lain.ini diketahui merupakan suku pertama di dunia yang melakukan praktek kanibalisme.oleh para pelaut biasa disebut “The Carib people of the Lesser Antilles”.nama ini diberikan oleh colombus dalam catatannya dengan menyebut nama “caniba” (yang merupakan kata lain dari kariba yang artinya “orang yang memakan orang”).
para suku karibia ini biasanya melakukan kanibalisme kepada musuhnya,namun semenjak masuknya agama kristen kesana,perlahan lahan budaya itu mulai hilang.


The Aztec:


Suku aztec tidak diragukan lagi sebagai suku yang paling brutal sebelum ditemukannya benua amerika oleh colombus.mereka melakukan ribuan pengorbanan menggunakan manusia tiap tahunnya.korban biasanya dicabut jantungnya yang masih dalam keadaan berdetak selagi hidup.lalu tubuhnya dijadikan masakan untuk dimakan beramai2.


The Native Americans:


Pada masa awal penaklukan benua amerika,banyak sejahrawan bercerita bahwa suku2 indian di amerika melakukan praktek kanibalisme.walaupun sekarang masih jadi perdebatan namun banyak yang mengaku memiliki bukti praktek kanibalesme oleh suku2 indian.contohnya suku indian karankawa di texas,pada tahun 1768 seorang pendeta yang berasal dari spanyol menyaksikan dan merekam ritual yang dilakukan karankawa kepada musuhnya yang disandera.mereka mengelilingi korban tersebut dan secara bergantian memotong kulit/daging korbannya lalu memakan nya di depan mata korbannya.


The africans:


Benua ini mungkin merupakan benua yang masih melakukan praktek kanibalisme sampai saat ini.walaupun secara kasat mata tidak pernah terlihat,banyak saksi mata melaporkan adanya aktivitas perdagangan organ tubuh manusia disana.disertai bukti banyak warga pendatang yang hilang saat berlibur/melintas disana.biasanya penculikan dilakukan oleh geng2 kriminal.
disebutkan juga,pada saat perang kongo ke 2 dan perang sipil di liberia dan sierra leone sering terjadi aksi kanibalisme disana.


Fiji:


Budaya kanibalisme juga diketahui telah menyebar di kawasan polinesia dan melanisia.sebagai contoh ,FIJI diketahui sebagi pulau para kanibalisme.seorang kepala suku fiji mengakui telah memakan 875 orang dan sangat membanggakannya.



The Korowai:

Suku korowai di papua,indonesia diketahui sebagai suku yang masih tersisa di dunia dan melakukan kanibalisme hingga saat ini.mereka biasanya memakan anggota sukunya yang dicurigai sebagai penyihir.biasanya mereka memakan otaknya selagi masih dalam keadaan hangat.kediaman mereka biasanya berada diatas pohon yang tinggi berguna untuk melindungi dari musuh2nya.


The Maori:


Suku maori di new zealand merupakan suku kanibal yang pernah terdokumentasikan dengan sangat baik.kanibalisme sudah menjadi bagian dari kebudayaan maori,dan mereka tidak pernah berhenti memakan musuhnya.ketika kapal inggris,the boyd, berlabuh dan para awaknya membunuh anak dari kepala suku maori,para pejuang suku maori membalas dendam dgn membunuh dan memakan 66 awak kapal tersebut.kejadian ini yang akhirnya terkenal sebagai “body massacre”.

Tuesday, January 25, 2011

Fakta di balik 10 Mitos Seks Pria


KOMPAS.com — Hampir sebagian besar pria dewasa mungkin pernah mendengar mitos-mitos yang berkembang seputar seksualitas mereka. Tak jarang mitos-mitos ini dijadikan acuan. Padahal, tak semuanya mengandung nilai kebenaran.
Nah, supaya tak menjadi salah kaprah dan terjebak mitos-mitos tersebut, ada baiknya Anda menyimak kebenaran atau fakta di balik mitos seksualitas kaum Adam ini.
Mitos 1 : Pria mencapai puncak seksualitas pada usia 18
Mitos ini BENAR adanya dengan mempertimbangkan suplai atau produksi hormon-hormon seks di dalam tubuh. Puncak produksi testosteron seorang pria berada di usia 18-an. Adapun puncak produksi hormon estrogen wanita berada pada usia pertengahan 20-an.
"Namun, puncak hormon bukan berarti puncak dari kemampuan seksual," ungkap Marc Goldstein, MD, profesor kesehatan reproduksi dan urologi di Cornell University's Weill Medical College. Oleh karena itu, jangan merasa terlalu tua untuk menunjukkan kemampuan terbaik pada usia berapa pun.
Mitos 2 : Semen berisi cairan low-carb
SALAH. "Semen sebagian besar kandungannya adalah gula buah [fruktosa] dan enzim-enzim, bukan karbohidrat," kata Dr Goldstein. Fakta ini juga dapat memberi penjelasan mengapa istilah oral sex diet tidak berlaku.
Mitos 3 : Masturbasi menghasilkan orgasme lebih kuat
BENAR : Tetapi, ini bukanlah saran yang harus diikuti. "Tergantung dari individunya. Untuk beberapa orang mungkin saja, tetapi belum tentu bagi yang lain. Tidak ada yang lebih baik, selain hanya melakukan intercourse," ungkap Jon L. Pryor, MD, profesor bedah urologi dari University of Minnesota.
Mitos 4 : Rata-rata ukuran saat ereksi adalah 8 inci
SALAH : Para pria tak perlu khawatir. Rileks! Karena angka yang sebenarnya mendekati rata-rata 6 inci.
Mitos 5 : Kerang memicu gairah
SALAH : "Tidak ada bukti ilmiah yang menyebutkan bahwa kerang dapat meningkatkan libido," kata Dr Pryor. "Tetapi, mungkin saja ada efek plasebo. Jadi, apabila hal itu terjadi pada Anda, bagus!"
Mitos 6 : Pria memikirkan tentang seks setiap 7 detik
SALAH : Perhitungan ini sepertinya terlalu berlebihan. Yang benar adalah hanya sekitar 23 persen saja pria yang mengklaim dirinya terlalu sering berfantasi. Dan mungkin sisanya adalah mereka yang terlalu sering mengecek waktu.
Mitos 7 : Menghentikan makan brokoli memperbaiki "rasa" sperma
BENAR : Semen secara alami memiliki rasa yang pahit. Memakan brokoli atau meminum kopi justru akan membuat rasa sperma menjadi lebih buruk.
Mitos 8 : Melakukan hubungan seks sebelum momen penting—seperti pertandingan atau presentasi—dapat mengacaukan atau mengganggu penampilan Anda
SALAH : Para ilmuwan di Swiss melakukan uji ketahanan terhadap stres pada manusia setelah masa 2 hingga 10 jam pasca-hubungan seks. Hasilnya menunjukkan, hingga 10 jam pasca-hubungan seks para relawan benar-benar sudah pulih. Sementara itu, peneliti hanya menemukan sedikit saja penurunan kemampuan pada relawan 2 jam setelah berhubungan seks.
Mitos 9 : Melakukan hubungan seks di dalam air (kolam renang, hot tub, atau shower) akan membunuh sperma
BENAR : Sebagian sel sperma memang akan mati, tetapi menurut Dr. Pryor ini bukanlah sebuah metode atau cara efektif untuk mencegah kehamilan. Walaupun hot tub dapat memicu suhu tinggi pada testis dan membunuh sperma, tentu masih banyak sperma yang tersisa yang akan memburu sel telur untuk dibuahi.
Mitos 10 : Anda bisa kecanduan situs porno
BENAR : Menurut data, memang hanya 1 persen saja dari mereka yang pernah membuka pornografi di internet akan menjadi pencandu. Namun, jika Anda pria yang segera menikah berhati-hatilah karena sekitar 38 persen pencandu pornografi adalah mereka yang sudah menikah.

Benarkah Bir itu menyehatkan??


Kompas.com - Bir merupakan minuman paling populer ketiga di dunia setelah air putih dan teh. Minuman ini juga disebut menjadi minuman tertua dan sudah dibuat jauh sebelum catatan sejarah. Meski bisa memabukkan namun bir disebut-sebut memiliki manfaat kesehatan.
Bangsa-bangsa di negara Barat merupakan peminum bir sejati. Rasanya hampir tidak ada kegiatan yang tidak melibatkan bir, mulai dari menonton bola, main kartu, ngumpul-ngumpul di bar, pesta daging panggang, dan acara istimewa lainnya.
Secara umum bir dibuat dari campuran air, biji padi atau gandum, buah dan ragi. Proses pembuatan bir disebut brewing. Prosesnya diawali dengan perendaman biji gandum sampai berkecambah (malted) lalu dipanaskan untuk menghasilkan zat gula dan aroma. Beberapa pembuat bir terkadang juga menggunakan beras atau jagung dan menggunakan tambahan buah, herbal dan rempah untuk menghasilkan rasa yang unik.
Proses selanjutnya mencampur biji itu dengan tunas, butiran yang tidak dipanaskan dalam air. Zat gula yang dihasilkan dan larutan tepung kanji kemudian dituang dan difermensikan hingga menghasilkan bir. Kejernihan warna bir tergantung pada tingkat pemanggangan. Warna bir yang gelap berasal dari gandum yang dipanggang hingga agak gelap.
Kandungan alkohol dalam bir tidak begitu banyak dibandingkan dengan minuman keras lain, seperti vodka atau wiski. Alkohol dalam bir bervariasi antara kurang dari 3 persen sampai 40 persen (berdasarkan volume) tergantung jenis dan teknik pembuatannya.
Menyehatkan
Meski tergolong minuman keras, namun berbagai penelitian menunjukkan bir, seperti halnya wine, jika dikonsumsi dalam dosis sedang bisa menyehatkan tubuh. Bahan-bahan dasar pembuatan bir merupakan sumber karbohidrat, vitamin B dan potasium.
"Bukti ilmiah menyebutkan alkohol, apa pun jenisnya bisa meningkatkan kadar kolesterol baik dan menurunkan risiko serangan jantung hingga 30 persen," kata Eric Rimm, ScD, peneliti dari Universitas Harvard.
Ia juga mengatakan alkohol bisa meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi risiko diabetes. Karena bir juga mengandung cairan cukup tinggi, konsumsi bir juga mengurangi risiko batu ginjal. Dalam dosis kecil alkohol juga bisa membuat sirkulasi darah lebih lancar.
Meski begitu perlu diperhatikan takaran bir yang sehat, yakni tidak lebih dari dua dosis minum. Satu dosis yang disarankan adalah 12 ons (setara 1,5 cangkir)  bir setiap hari.
"Konsumsi yang berlebihan bisa menghilangkan manfaat kesehatan bir dan meningkatkan risiko penyakit liver, kanker, sirosis, kecandungan alkohol dan obesitas," kata Rimm, anggota komite Dieteray Guidelines 2010.
Ia juga menyarankan agar bir tidak dikonsumsi dengan makanan berkalori tinggi, termasuk makanan kecil (snack) yang biasanya tersedia saat menonton pertandingan olahraga atau ngobrol santai.

Lingkaran di Desa Jogotirto, Berbah, Sleman, DI Yogyakarta Itu Jejak UFO?


KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Warga menaiki bukit untuk melihat pola unik dalam lingkaran (crop circle) berdiameter sekitar 50 hingga 70 meter di areal persawahan di Desa Jogotirto, Berbah, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (24/1/2011). Kemunculan pola tersebut menarik perhatian warga dari berbagai daerah untuk menyaksikannya langsung. Belum diketahui secara pasti penyebab fenomena ini. 
 

Oleh Yuni Ikawati
KOMPAS.com — Pola lingkaran misterius yang dikenal dengan istilah crop circle yang ditemukan di lahan pertanian di Sleman, Yogyakarta, perlu dibuktikan apakah itu ulah manusia, faktor alam, atau jejak UFO. Nyatanya, meski crop circle banyak ditemukan di sejumlah tempat di bumi ini, fenomena itu tetap menjadi teka-teki.
Kepala Laboratorium Hidrometeorologi Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada yang juga Guru Besar Geografi UGM Sudibyakto, Senin (24/1/2011), mengatakan, munculnya pola lingkaran misterius yang simetris di areal sawah Dusun Rejosari, Jogotirto, Berbah, Sleman, DI Yogyakarta, itu jangan serta-merta dihubungkan dengan benda terbang tak dikenal atau UFO. Perlu kajian lebih lanjut.
Menurut dia, pola crop circle, secara ilmiah dapat terjadi pada pusat pusaran angin puting beliung (zona depresi). Puting beliung di belahan bumi selatan, misalnya di Pulau Jawa, arah pusarannya searah jarum jam, sedangkan di belahan bumi utara arahnya berlawanan dengan arah jarum jam. Namun, crop circle di Sleman berpola simetris.
Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Yogyakarta Tony A Wijaya berpendapat lain. Ia mengatakan, kemungkinan kejadian itu diakibatkan angin amat kecil sebab pola rebahan berbeda-beda.
Sementara itu, Kepala Program Studi Meteorologi Institut Teknologi Bandung Plato Martuani Siregar mengatakan, pola geometris di tengah sawah itu kemungkinan disebabkan adanya angin turun yang bergerak melingkar hingga membentuk pola-pola geometris. Proses terjadinya angin turun sangat singkat, 2-3 jam.
Dosen Astronomi ITB, Taufiq Hidayat, menilai terlalu jauh mengaitkan munculnya lingkaran geometris di Sleman dengan kehadiran alien dan UFO. ”Lingkaran ini lebih berupa fenomena seni, ini buatan manusia,” ujarnya.
Melihat pola yang ada, dosen Program Studi Astronomi ITB, Ferry M Simatupang, mengatakan, pola itu pasti dibuat atau artifisial.
Menurut Ferry, memang ada sejumlah pengakuan pembuatan lingkaran simetris itu. Namun, jika dibandingkan dengan antara lingkaran simetris yang coba dibuat oleh manusia dan lingkaran simetris yang tidak diketahui pembuatnya, bedanya sangat jauh, seperti adanya lengkungan tanaman ataupun patahnya batang tanaman di sekitarnya.
Penyelidikan Lapan
Crop circle tergolong memiliki tingkat kerumitan tinggi. Menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Adi Sadewo Salatun, lingkaran itu sulit diwujudkan dalam waktu semalam oleh tangan manusia dan tanpa diketahui warga sekitar lokasi.
Sepengetahuannya, ini kejadian yang pertama di kawasan persawahan dan baru dilaporkan terjadi di Indonesia. Tahun 1980-an pernah ditemukan pada ladang jagung di Pacitan. Temuan serupa di Inggris dan Amerika Serikat berlokasi di ladang gandum yang kering.
Adi telah menunjuk Kepala Pusat Sains Antariksa Lapan Sri Kaloka untuk meninjau lokasi. Sri Kaloka yang dihubungi terpisah mengatakan akan membentuk tim dan akan berangkat ke lokasi pada Selasa ini.
Dalam penyelidikan di lapangan, ujar Sri, akan dilihat apakah ada tanda pada crop circle yang mengarah pada dua kemungkinan itu, yaitu ada batang patah atau rusak atau tanda hangus seperti terkena panas gelombang mikro.
Setiap muncul lingkaran geometris di tengah lahan pertanian langsung dikaitkan dengan adanya alien atau makhluk luar angkasa. Kondisi itu terjadi karena pola lingkaran yang muncul rumit, sangat simetris, terjadi dalam waktu sangat singkat, dan berlangsung di tempat gelap.
Pada 1991, Doug Bower dan Dave Chorley mengaku bertanggung jawab atas pola-pola geometris di tengah ladang di Inggris. Mereka membuat itu agar orang berpikiran bahwa alien pernah mendarat di tempat itu.
Kondisi ini membuat kolumnis LiveScience, Benjamin Radford, dalam tulisannya "The World’s Greatest Hoaxes" pada 19 Oktober 2009, menempatkan lingkaran geometris yang diduga dibuat alien sebagai salah satu kebohongan (hoax) besar di dunia. (MZW/IRE/WKM/PRA)
Sumber :
Kompas Cetak
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...